WhatsApp Image 2021-09-08 at 13.15.58 -

Kali ini Parlapo mengambil topik yang lebih spesifik dengan membahas komoditi yang dihasilkan oleh tanaman khas yang dipercaya hanya tumbuh di wilayah Sumatera Utara disekitar Toba. Pada Kombur Alumni USU ke-3 beberapa usulan yang disampaikan Alumni sebagai peserta Kombur diantaranya usulan pengembangan Kemenyan menjadi Benzoin Oil serta beberapa usulan komoditi lainnya. Namun setelah Parlapo mencoba mencari referensi lebih dalam lagi atas saran-saran yang disampaikan, ditemukan bahwa referensi dan data memang sangat minim dan akhirnya diputuskan untuk mengangkat topik Komoditi Kemenyan dan Kapur Barusuntuk di Kombur-kan oleh Alumni dan Parlapo menyiapkan beberapa data yang membuka informasi awal mengenai topik yang dibahas dan juga mengundang Tamu Parlapo yang mempunyai latar belakang pengetahuan tentang topik yang sedang dibahas. Acara Kombur Alumni USU memang terkesan tidak serius dan tidak kaku tetapi Parlapo dan Team KOMBUR, serius menanggapi setiap saran dan kritik yang disampaikan dengan melakukan follow up info dan mengundang para alumni yang memberikan ide untuk berdiskusi.

Acara Kombur Alumni USU seperti biasa dibuka oleh Herlina Gea, yang tergabung dalam team Kombur, dengan menyapapara Alumni yang hadir. Herlina Gea menginformasikan bahwa pada diskusi Kombur pertama sampai ketiga, terungkap bahwa kampung kita di Sumatera Utara secara berturut-turut sejak tahun 2018, 2019 sampai 2020, tidak satupun mendapatkan penghargaan Innovation Gaovernment Award (IGA), sementara menurut testimoni para alumni yang hadir, daerah-daerah di wilayah Sumatera Utara, sangat berpotensi untuk meraih penghargaan IGA yang disediakan pemerintah. Rasa penasaran akan hal ini, membuat Parlapo mengundang para Alumni yang berkiprah didaerah dan pada Kombur ke-3, pesan-pesan dari daerah disampaikan melalui ruang Kombur. Malam ini, kita akan berdiskusi mengenai Komoditi yang seharusnya membawa Sumatera Utara menembus pasar Domestik dan pasar Internasional, namun pada kenyataannya, pelaku pasar ekspor malah dilakukan daridaerah lain diluar wilayah Sumatera Utara, sehingga Parlapo mengangkat topik diskusi : Kita Punya Barang, Orang Punya Nama, Sedih Nggak Kawan?

 

Parlapo Tommy L Tobing, membuka acara dengan menyapapara alumni yang hadir dan Martogi Siahaan, menyampaikan beberapa slide yang menginformasikan petani kemenyan dari Toba. Kemudian informasi media mengenai Kemenyan Indonesia Laris di Arab Saudi dan Firaun Impor Pengawet Mumi dan juga gambar proses pengambilan getah kemenyan pada pohonnya. Parlapo Marolop Nainggolan, menyampaikan informasi bahwa hingga saat ini data mengenai volume produksi dan perdagangan kemenyan dan kapur barus yang berasal dari Indonesia belum ada data yang dijadikan acuan valid. Sementara penentuan harga komoditi kemenyan dan kapur barus belum bisa ditentukan oleh para petani dan juga pasar di Indonesia, tetapi harga masih ditentukan oleh pasar Internasional. Didapatkan informasi bahwa ekspor Kemenyandan Kapur Barus justru dilakukan dari daerah lain dan bukandari daerah Toba tempat asalnya. Oleh karena nya, malam ini Parlapo mengundang dua orang tamu yang akan melengkapi informasi mengenai kemenyan dan kapur barus.

 

 

Syaiful Winner Simamora, dari FP 2010,  menyampaikan bahwa Kemenyan Toba atau Styrax Sumatrana adalah Permata dari Toba Yang Terlupakan. Disampaikan juga tentang Kemenyan yang tumbuh sangat baik didaerah Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan, kemenyan biasanya tumbuh di ketinggian 900-1200 mdpl, kemenyan dihasilkan dari getah/resin dari pohon kemenyan, yang diambil melalui penyadapan getah pada kulit pohon. Sedangkan dari nilai ekonomi, kemenyan sudah diperdagangkan sejak abad 5M dan dibeli oleh pedagang Arab, Cina dan India via Pelabuhan arus. Diketahui pada abad 5M harga kemenyan bahkan lebih tinggi dari harga emas, dan ditahun 1960 ada data yang menyampaikan bahwa penghasilan dari perdagangan kemenyan mampu menyumbang 60% ekonomi rumah tangga di Tapanuli dan sekarang turun menjadi hanya 5%. Penghasilan terbesar getah kemenyan didunia adalah dari Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara. Dari sisi manfaat, kemenyan dikenal bisa dimanfaatkan dalam Bidang Farmasi, Pengawet Makanan dan Minuman, Parfum, Kosmetik, Vernis dan Lilin. Disampaikan oleh Winner sebagai Tamu Parlapo bahwa komoditi Kemenyan mempunyai Potensi dan Tatangan, yaitu : dari potensi, Permintaan Pasar cukup besar, Bertani kemenyan sudah menjadi mata pencaharian dan secara sosial budaya mendukung, pohon kemenyan sangat bagus tumbuh didaerah Tapanuli dan tercatat produksi 8.332 ton dengan total rata-rata 2.08 tahun/ton. Sedangkan yang menjadi tantangan adalah harga tidak stabil, informasi pasar yang sangat minim, tidak aktifnya kelembagaan petani, kurang SDM yang mumpuni untuk mengembangkan kemenyan dan kurangnya perhatian pemerintah.

 

Tamu Parlapo berikutnya adalah Nikson Sinaga dari FP 2007, menambahkan informasi bahwa luasan kebun kemenyan sudah semakin menurun dengan drastis dan data valid mengenai produksi dan perdagangan kemenyan saat ini tidak tercatat dengan baik. Mengenai Kapur Barus atau Dryobalanops aromatica, Nikson menyampaikan tanaman initerkenal dan dicari para musafir abad ke-7 di pesisir barat Sumatera karena mengandung kristal wangi. Info yang didapatkan dari warga Tapanuli Tengah menyatakan, bahwa kapur dari Barus, Tapanuli Tengah, dipakai untuk membuat mumi para Firaun di Mesir. Saat ini pohon kapur barus sudah sulit ditemukan didaerah Toba dan kini tinggal 20 batang yang dikonservasi petani bernama Jalungun Silaban di Kecamatan Sirandorung, Tapanuli Tengah dan tanaman ini juga dilaporkan ditemukan secara sporadis di hutan negara di kawasan Pakpak Bharat dan Aceh. Tanaman Kapur diduga hilang karena untuk mengambil kristal wanginya, batang tanaman harus dipotong dan dibelah sehingga tanaman mati dan juga tidak ada nya regenerasi tanaman kapur.

 

Topik yang dipilih kali ini memang membutuhkan informasidan Analisa yang akurat, namun para Alumni yang hadir semakin antusias dan tidak sabar untuk ikut nimbrung. Ada yang menyampaikan bahwa sebaiknya penghasilan dari tanaman ini baiknya benar-benar dipastikan hasilnya secara ekonomis, apakah memang memberikan kontribusi secara signifikan kepada para petani. Dan kalau memang demikian, sebagai alumni USU, kita bisa membuat jaringan dalam halpemasaran dan modal dengan menghubungkan kepada Bank-Bank Nasional yang bis akita akses. Ada juga yang menawarkan untuk ikut pameran dan bisa segera mendaftarkan melalui alumni yang saat ini mempunyai jaringan. Hal lain yang disarankan oleh Alumni agar melakukan tindakan nyata dan menyarankan agar Ikatan Alumni membuat koperasi dan mengajak semua alumni berkontribusi, bisa dimulai dengan angkan Rp. 100rb, Rp. 200rb sesuai kemampuan. Saran ini didukung juga oleh beberapa alumni lainnya yang hadir pada acara kombur. Beberapa Alumni lainnya menyoroti tentang kesinambungan pembibitan dan penanaman kemenyan dan kapur barus, mengingat bahwa masa hidup pohon kemenyan mencapai 15 tahun dan kapur barus harus ditebang saat panen. Yang tidak kalah menarik, beberapa alumni dari Fakultas Pertanian menyampaikan asing dan tidak mengenal pohon kemenyandan kapur barus. Wah ini sebaiknya dijadikan masukan kepada Fakultas Pertanian USU.

Terlihat bahwa lapak zoom Parlapo malam ini cukup ramaidan menarik, dimana pada acara Kombur malam ini, peserta dari luar kota cukup antusias untuk mengikuti diskusi. Diskusitanpa jedah sudah menjadi kebiasaan saat Kombur, Parlapo hanya menyediakan topik diskusi, tamu Parlapo melengkapi informasi dan data, para alumni nimbrung Kombur. Sedangkan makanan dan minuman disediakan dan di nikmati di rumah masing-masing.

Seperti biasa, waktu jualah yang menghentikan Kombur, beberapa alumni menyampaikan permohonan maaf tidak bisabergabung, tetapi beberapa alumni yang lain, berusaha mengakses link zoom dan masuk ruang ruang zoom saat Kombur sudah ditutup. Sambil berbenah Parlapo tetap menyapa para alumni. Sebelumnya diakhir acara, Herlina Gea meninformasikan kegiatan-kegiatan berikutnya yang sedang dipersiapkan diantaranya, kegiatan Kerohanian Kristen pada tanggal 12 September 2021, Acara Kombur Alumni tanggal18 September 2021 dan Kerohanian Islam pada tanggal 18 September 2021. Di infokan juga mengenai platform e-commerce Buka33.com dimana pada tanggal 29 Agustus2021, telah dilakukan presentasi untuk mengundang alumni menjadi Investor dan Seller. Selain itu, saat ini, PW IKA USU Jakarta dan sekitarnya juga sedang mempersiapkan Baksos pelaksanaan Vaksin dan telah membentuk untuk melaksanakan kegiatan yang berkordinasi dengan Kemkominfo melalui abangnda Usman Kansong. Dimohon dukungan seluruh alumni untuk seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan dan seperti biasa menyemangati dengan salam alumni #banggamenjadialumniusu

 

Baja Juga

News Feed

Ketua IKA USU Jakarta mengundang kehadiran Alumni pada Perayaan Natal IKA USU Jakarta dan sekitarnya hari Sabtu 2 Desember 2023

Tue, 5 Dec 2023 02:57:26pm

Yth Alumni Universitas Sumatera Utara di Jakarta dan sekitarnya. Salam sejahtera, Dengan ini saya mengundang kehadiran kita semua pada Perayaan...

Ibadah dan Perayaan Natal IKA USU Jakarta sekitarnya , Sabtu 2 Desember 2023

Wed, 29 Nov 2023 11:07:20am

  Ibadah dan Perayaan Natal IKA USU Jakarta dan sekitarnya akan diadakan Sabtu , 2 Desember 2023 , Pukul 17.00 - 21.00 WIB, bertempat di Aula...

Penghargaan diberikan kepada Consolatio di event Internasional di Kuala Lumpur

Fri, 24 Nov 2023 07:22:49am

Penghargaan diberikan kepada Consolatio di event Internasional di Kuala Lumpur Paduan Suara Consolatio Universitas Sumatera Utara berhasil meraih...

PERNYATAAN SIKAP KEBERATAN & MENOLAK PELAKSANAAN MUSWIL TGL 5 NOVEMBER 2023.

Thu, 2 Nov 2023 12:18:06am

Yth. Rekan-rekan Alumni USU di Jakarta dan sekitarnya. Salam sejahtera. Setelah menyampaikan Nota Penolakan dan Keberatan terhadap...

Nota Keberatan Pengambilalihan Muswil kepada Ketua Umum PP IKA-USU

Thu, 2 Nov 2023 12:15:03am

Salam Hormat. Saya telah menyampaikan Nota Keberatan Pengambilalihan Muswil kepada Ketua Umum PP IKA-USU. Mohon dapat diterima dengan baik....

Kronologis lengkap dan juga surat yang memuat rancangan tahapan Muswil

Wed, 1 Nov 2023 11:39:37pm

  Rekan-rekan Alumni, Salam sejahtera, Menyikapi situasi yang sedang berkembang izinkan saya menyampaikan informasi lebih lengkap mengenai...

Perayaan Natal Alumni USU Jakarta dan Sekitarnya Tahun 2023

Thu, 14 Sep 2023 01:22:03am

Yth. Abang, Kakak, Adik, dan Rekan Alumni Universitas Sumatera Utara. Salam sejahtera, Melalui kesempatan ini diberitahukan bahwa akan...

ASEAN Matters : Epicentrum of Growth

Sat, 9 Sep 2023 07:59:25am

Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN (ASEAN Summit) yang ke 43 telah dilaksanakan di Jakarta, berakhir dengan kegembiraan. Para pemimpin negara-negara...

Alumni USU Mengharapkan Perekonomian Kawasan ASEAN Bertumbuh Pesat dan Menganut Prinsip Berkelanjutan

Sun, 3 Sep 2023 02:50:58pm

Para kepala negara anggota ASEAN akan bertemu pada Konferensi Tingkat Tinggi yang akan berlangsung dari tanggal 5-7 September 2023 di Jakarta....

Alumni USU Mendorong ASEAN Menjadi Tonggak Keamanan Dunia

Sat, 2 Sep 2023 07:14:46am

Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) di wilayah Jakarta dan sekitarnya,menyambut dengan gembira kehadiran para pemimpin beserta delegasi dari...

Berita Terbaru

International

IBADAH PASKAH ALUMNI USU

Sat, 30 Apr 2022 03:39:14am

Fokus

BAKTI SOSIAL VAKSINASI ALUMNI USU

Sun, 5 Jun 2022 10:49:40pm

IBADAH PASKAH ALUMNI USU

Sat, 30 Apr 2022 03:39:14am

Visitor